Selasa, 09 April 2013

SI CANTIK KOLAGEN


SI CANTIK KOLAGEN
Penyakit yang ada di dalam tubuh sering kali diabaikan, namun pada masa kini orang-orang cenderung berpandangan pada sakit jangka panjang. Tapi, tidak sedikit pula yang memikirkan tentang penyakit yang dapat merusak penampilan fisik mereka. Terutama pada wanita, mereka lebih peduli pada penampilan fisik dibandingkan kenyamanan mereka sendiri. Ketakutan tebesar dari wanita adalah ketika usia mereka mulai menua dan terjadi perubahan pada fisik mereka, seperti munculnya keriput dan flek hitam.
Atas dasar itulah saya mencari tentang suatu bahan (produk) yang dapat menyelesaikan masalah para wanita tersebut. Setelah mencari pada beberapa literatur, saya tertarik untuk menulis dan mengkaji tentang kolagen.  Maka dari itu, saya akan membahas tentang kolagen yang berfungsi mencegah terjadinya keriputan atau mengurangi penuaan dini pada kulit.
Apa itu kolagen?
Kolagen adalah salah satu protein yang menyusun tubuh manusia. Keberadaannya adalah kurang lebih mencapai 30% dari seluruh protein yang terdapat di tubuh. Dia adalah struktur organik pembangun tulanggigisendiotot, dan kulit. Serat kolagen memiliki daya tahan yang kuat terhadap tekanan. Kata kolagen sendiri berasal dari bahasa Yunani yang artinya (bersifat lekat atau menghasilkan pelekat).
Sekitar 33% protein dalam tubuh manusia terdiri atas kolagen, dan sekitar 75% kulit tersusun atas kolagen. Bekas jerawat pada kulit merupakan akibat dari hilangnya kolagen yang dapat menyebabkan timbulnya kantung mata (bagian yang turun di sekitar mata) dan menyebabkan kulit semakin menipis sehingga timbul kerutan-kerutan pada kulit. Yang menarik di sini adalah struktur primer kolagen Glicin-X-Hidroxiprolin atau Glicin-Prolin-X. Rantai polipeptida-nya di sintesa diribosom yang ada di sekitar retikulum endoplasma.
Bagaimana kolagen berfungsi?
Sains telah membuktikan bahwa bermula pada usia 25 tahun, kulit kita akan mulai kehilangan kolagen secara bertahap pada kadar 1,5% per tahunnya. Kemudian, kita akan kehilangan kolagen sebanyak 50% klagen dari usia 25 tahun hingga 60 tahun. Artinya, kita kehilangan setengah kolagen di tubuh kita ketika usia mencapai 60 tahun. Itu sangatlah banyak, dan pasti meiliki dampak yang signifikan.
Apakah anda berfikir tentang bagaimana kolagen itu terbentuk secara alami?
Serat dalam kulit, molekul tropocollagen terbentuk dari kolagen pro- dan mereka secara spontan merakit diri menjadi fibril, yang bersatu membentuk serat. Protein kolagen hanya salah satu komponen penting dari lapisan kulit s.
Bagaimana kolagen itu berkurang, padahal secara alami ada di dalam tubuh?
Ketika serat kulit kita menurunkan, kita melihat keriput dan kendur, lingkaran hitam dan kantong di bawah mata kita. Telah dicatat bahwa orang yang menghabiskan banyak waktu di luar rumah telah kasar, wajah tampak lebih tua. Namun, penyebabnya adalah bukan matahari, itu sendiri, tetapi aktivitas molekuler yang dirangsang akibat paparan Sinar UV dari matahari.
Kegiatan molekul sering disebut sebagai kerusakan radikal bebas. Hal negatif dapat mempengaruhi pembentukan kolagen protein, tetapi antioksidan dapat mencegah hal itu terjadi.
Apa saja makanan atau minuman yang mengandung kolagen?
1.      Sumber protein yang tinggi prolin dan lisin, seperti putih telur dan gandum. Sumber terbaik lisin adalah makanan produk olahan susu (keju, yogurt), ikan, kacang, wijen.
2.      Sumber makanan yang tinggi kandungan Vitamin C, seperti buah-buahan seperti jeruk, tomat, lemon, kiwi, sayuran seperti brokoli, paprika dan lain-lain.
3.      Sumber makanan yang dapat mencegah kerusakan kolagen, sayuran seperti sawi, zaitun, mentimun, seledri, wortel, dan kentang.
4.      Sumber makanan yang mengandung antioksidan, seperti blueberry, anggur, asparagus, kubis, jambu, wortel, kentang.

Ada juga sumber lain seperti kedelai mengandung senyawa genistein yang dapat membantu menghalangi kerja enzim pemecah kolagen pada kulit. Sayur-sayuran hijau juga merupakan sumber makanan yang mengandung agen pembentuk kolagen. Bayam, asparagus, dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk memproduksi kolagen.
Makanan yang mengandung asam lemak omega juga merupakan sumber makanan yang dapat membantu terciptanya lingkungan ideal bagi proses sintesis kolagen. Contohnya, ikan salmon, tuna, kacang mede, almond, alpukat, dan lain-lain.
Dengan membaca tulisan saya ini, semoga semakin peduli terhadap kesehatan kulit. Bukan hanya dengan perawatan saja tetapi juga dengan memperbaiki asupan nutrisi dan menjaga pola makan. Sehat itu mahal, tapi tidak susah untuk mencegah penyakit itu datang jika kita ingin hidup sehat dan alami.

Sumber: