SI
CANTIK KOLAGEN
Penyakit
yang ada di dalam tubuh sering kali diabaikan, namun pada masa kini orang-orang
cenderung berpandangan pada sakit jangka panjang. Tapi, tidak sedikit pula yang
memikirkan tentang penyakit yang dapat merusak penampilan fisik mereka. Terutama
pada wanita, mereka lebih peduli pada penampilan fisik dibandingkan kenyamanan
mereka sendiri. Ketakutan tebesar dari wanita adalah ketika usia mereka mulai
menua dan terjadi perubahan pada fisik mereka, seperti munculnya keriput dan
flek hitam.
Atas
dasar itulah saya mencari tentang suatu bahan (produk) yang dapat menyelesaikan
masalah para wanita tersebut. Setelah mencari pada beberapa literatur, saya
tertarik untuk menulis dan mengkaji tentang kolagen. Maka dari itu, saya akan membahas tentang
kolagen yang berfungsi mencegah terjadinya keriputan atau mengurangi penuaan
dini pada kulit.
Apa itu kolagen?
Kolagen
adalah salah satu protein yang
menyusun tubuh manusia.
Keberadaannya adalah kurang lebih mencapai 30% dari seluruh protein yang
terdapat di tubuh. Dia adalah struktur organik pembangun tulang, gigi, sendi, otot, dan kulit. Serat kolagen memiliki daya tahan
yang kuat terhadap tekanan. Kata kolagen sendiri berasal dari bahasa Yunani yang
artinya (bersifat lekat atau menghasilkan pelekat).
Sekitar
33% protein dalam tubuh manusia terdiri atas kolagen, dan sekitar 75% kulit
tersusun atas kolagen. Bekas jerawat pada kulit merupakan akibat dari hilangnya
kolagen yang dapat menyebabkan timbulnya kantung mata (bagian yang turun di
sekitar mata) dan menyebabkan kulit semakin menipis sehingga timbul
kerutan-kerutan pada kulit. Yang menarik di sini adalah struktur primer kolagen Glicin-X-Hidroxiprolin atau Glicin-Prolin-X. Rantai polipeptida-nya
di sintesa diribosom yang
ada di sekitar retikulum endoplasma.
Bagaimana kolagen berfungsi?
Sains
telah membuktikan bahwa bermula pada usia 25 tahun, kulit kita akan mulai
kehilangan kolagen secara bertahap pada kadar 1,5% per tahunnya. Kemudian, kita
akan kehilangan kolagen sebanyak 50% klagen dari usia 25 tahun hingga 60 tahun.
Artinya, kita kehilangan setengah kolagen di tubuh kita ketika usia mencapai 60
tahun. Itu sangatlah banyak, dan pasti meiliki dampak yang signifikan.
Apakah anda berfikir tentang bagaimana
kolagen itu terbentuk secara alami?
Serat
dalam kulit, molekul tropocollagen terbentuk dari kolagen pro- dan mereka
secara spontan merakit diri menjadi fibril, yang bersatu membentuk serat.
Protein kolagen hanya salah satu komponen penting dari lapisan kulit s.
Bagaimana kolagen itu berkurang,
padahal secara alami ada di dalam tubuh?
Ketika serat kulit kita menurunkan, kita melihat keriput
dan kendur, lingkaran hitam dan kantong di bawah mata kita. Telah dicatat bahwa
orang yang menghabiskan banyak waktu di luar rumah telah kasar, wajah tampak
lebih tua. Namun, penyebabnya adalah bukan matahari, itu sendiri, tetapi
aktivitas molekuler yang dirangsang akibat paparan Sinar UV dari matahari.
Kegiatan molekul sering disebut sebagai kerusakan radikal bebas.
Hal negatif dapat mempengaruhi pembentukan kolagen protein, tetapi antioksidan
dapat mencegah hal itu terjadi.
Apa saja makanan atau
minuman yang mengandung kolagen?
1.
Sumber protein yang
tinggi prolin dan lisin, seperti putih telur dan gandum. Sumber
terbaik lisin adalah makanan produk olahan susu (keju, yogurt), ikan, kacang,
wijen.
2.
Sumber makanan yang
tinggi kandungan Vitamin C, seperti buah-buahan seperti
jeruk, tomat, lemon, kiwi, sayuran seperti brokoli,
paprika dan lain-lain.
3.
Sumber makanan yang
dapat mencegah kerusakan kolagen, sayuran seperti sawi,
zaitun, mentimun, seledri, wortel, dan kentang.
4.
Sumber makanan yang
mengandung antioksidan, seperti blueberry, anggur, asparagus,
kubis, jambu, wortel, kentang.
Ada
juga sumber lain seperti kedelai mengandung senyawa genistein yang dapat
membantu menghalangi kerja enzim pemecah kolagen pada kulit. Sayur-sayuran
hijau juga merupakan sumber makanan yang mengandung agen pembentuk kolagen.
Bayam, asparagus, dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk memproduksi kolagen.
Makanan
yang mengandung asam lemak omega juga merupakan sumber makanan yang dapat
membantu terciptanya lingkungan ideal bagi proses sintesis kolagen. Contohnya,
ikan salmon, tuna, kacang mede, almond, alpukat, dan lain-lain.
Dengan
membaca tulisan saya ini, semoga semakin peduli terhadap kesehatan kulit. Bukan
hanya dengan perawatan saja tetapi juga dengan memperbaiki asupan nutrisi dan
menjaga pola makan. Sehat itu mahal, tapi tidak susah untuk mencegah penyakit
itu datang jika kita ingin hidup sehat dan alami.
Sumber: