Orbs

Sering kita jumpai bulatan-bulatan putih
pada foto yang dicetak. Mungkin kita berfikir bahwa itu adalah karena kamera
yang kurang bagus atau cahaya yang kurang. Tapi bagaimana bila dua tempat yang
berbeda dengan kamera yang sama dan intensitas cahaya yang sama namun hasil
foto yang berbeda????
Kemunculan orbs ini nggak dianggap
sepele, menurut Gary Schwartz dan Katherine Creath dari Optical Sciences Center
University of Arizona, AS tahun 2005 dari seribu foto yg dihasilkan oleh lima
kamera yg ditempatkan dalam kondisi berbeda, sekitar 200 foto di antaranya
mengandung orbs.
Kalau dilihat
dari kaca mata ilmiah, orbs berasal dari pertikel debu, uap, dan tetesan air yg
nggak sengaja tertangkao kamera. Terutama kalau kita memakai sinar flash saat
memotret. Apalagi, debu, tetesan hujan dsb seringkali berbentuk seperti
lingkaran.

Menurut Mark
kimura, Ph.D, peneliti dari Paranormal Research Investigation, ciri-ciri lain
dari jenis orbs bisa terlihat waktu kita menggunakan sinar flash saat memotret.
Sinarnya akan semakin terang lalu dipantulkan oleh debu dan kawan2 tadi
sehingga membentuk orbs. Diameternya relatif kecil yaitu sekitar 2- 20 mm. Orbs
sejenis ini juga punya karakteristik yg cukup menonjol, yaitu ada pola
melingkar di tengahnya. Kalau dilihat sepintas sih, mirip seperti tubuh mahkluk
bersel satu yg kita lihat lewat mikroskop
Dari hasil
penelitiannya tadi mark juga menemukan bahwa nggak semua orbs berasal dari
partikel halus. Ada beberapa tanda yg bisa kita perhatikan, untuk melihat
apakah orbs itu berasal dari debu atau bukan.
Pertama, saat
flash tidak dipakai tapi orbs tetap muncul. Kedua orbs yg kita tangkap tidak
punya pola melingkar didalamnya. Ketiga warna orbs yang ada di foto kita
bermacam-macam, tidak hanya putih.
Penampakan orbs
yg satu ini akhirnya membuat peneliti harus bekerja keras lagi untuk mengusut
asal-usulnya. Salah satu dari hasil penelitian tetang keanehan ini adalah
adanya orbs di foto-foto bawah laut milik joana ocean, seorang ilmuwan yg
peduli tentang kehidupan laut. Penemuan ini seakan membantah bahwa orbs berasal
dari debu dan partikel halus yg ada di daratan. Karena kondisi daratan dan laut
yg cenderung berbeda.
Salah satu
penelitian yg cukup fenomenal adalah eksperimen dari Klaus Heinemann, seorang
fisikawan yg mendatangi konferensi penyembuhan lewat energi. Saat berada di
aula tempat konferensi berlangsung. Dia mengambil beberapa foto. Di dalam foto
itu tampak bulatan-bulatan orbs yg melayang di atas kepala para peserta.
Penasaran dengan hasil fotonya, dia pun masuk lagi ke dalam aula untuk mencari
tahu keanehan tsb dan memotret lagi. Di gambar tsb, orbs tetap muncul, tapi
dengan ukuran dan letak yg berbeda dari foto sebelumnya
Menanggapi foto
heinemann, seorang pemburu hantu asal Australia sekaligus penulis buku “spirits
visit earth: documented and recorded spritual happenings” bernama M.F. Wyatt ,
menerjemahkan orbs yg ditangkap oleh heinemann sebagai energi spirit atau jiwa.
Dan bulatan adalah bentuk yg paling sering ditemukan, karena bentuk ini paling
fleksibel dibanding bentuk lainnya.
Untuk mendapatkan orbs dan yakin kalau
itu orbs bukan hanya kesalahan maka disarankan menggunakan kamera dengan
resolusi minimal 1,3 MP.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar